Monday, November 7, 2011

BUKTI KEPALSUAN KITAB INJIL 3

BUKTI KESEPULUH:AYAT-AYAT YANG TIDAK BENAR DALAM ALKITAB.

1. Kelelawar termasuk bangsa burung???????

Kelelawar bukanlah bangsa burung. Tetapi menurut Alkitab, kelelawar termasuk burung.

13 Inilah yang harus kamu jijikkan dari burung-burung, janganlah dimakan, karena semuanya itu adalah kejijikan: burung rajawali, ering janggut dan elang laut;

14 Helang merah dan helang hitam menurut jenisnya;

15 Setiap burung gagak menurut jenisnya;

16 Burung unta, burung hantu, camar dan elang sikap menurut jenisnya;

17 Burung pungguk, burung dendang air dan burung hantu besar;

18 Burung hantu putih, burung undan, burung ering;

19 Burung ranggung, bangau menurut jenisnya, meragai dan kelelawar. (Imamat 11:13-19)

Lihat juga (Ulangan 14:11-17)

2. Kelinci Memamah biak?????

Kelinci adalah binatang yang tidak memamah biak tapi binatang pengerat. Tetapi menurut Alkitab yang katanya Firman Tuhan itu, kelinci adalah binatang yang memamah biak.

Juga kelinci, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah, haram itu bagimu. (Imamat 11:6)

3. Serangga berkaki empat?????

Semua serangga mempunyai 6 kaki.

20 Segala binatang yang merayap dan bersayap dan berjalan dengan keempat kakinya adalah kejijikan bagimu.

21 Tetapi inilah yang boleh kamu makan dari segala binatang yang merayap dan bersayap dan yang berjalan dengan keempat kakinya, yaitu yang mempunyai paha di sebelah atas kakinya untuk melompat di atas tanah.

22 Inilah yang boleh kamu makan dari antaranya: belalang-belalang menurut jenisnya, yaitu belalang-belalang gambar menurut jenisnya, belalang-belalang kunyit menurut jenisnya, dan belalang-belalang padi menurut jenisnya. (Imamat 11:20-22)

4. Ular makanannya debu tanah????

Ular tidak makan debu.

Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. (Kejadian 3:14)

5. Unta tidak berkuku belah????

Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari yang memamah biak atau dari yang berkuku belah: unta, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu. (Imamat 11:4)

Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari antara yang memamah biak atau dari antara yang berbelah dan bersela kukunya: unta, kelinci hutan dan marmot, karena semuanya itu memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram semuanya itu bagimu. (Ulangan 14:7)

6. Bumi statis dan tidak bergerak????.

… TUHAN adalah Raja; Ia berpakaian keagungan dan kekuatan. Bumi berdiri teguh tak dapat goyah. (Mazmur 93:1)

… Gemetarlah di hadapan-Nya, hai seluruh dunia! Bumi kukuh tidak tergoyahkan. (1 Tawarikh 16:30)

Dengan kukuh bumi Kau pasang pada alasnya, sehingga tidak akan goyang untuk selamanya. (Mazmur 104:5)

7. Bumi punya 4 sudut????

… he will assemble the scattered people of Judah from the four quarters of the earth. (Isaiah 11:12)

After this I saw four angels standing at the four corners of the earth, … (Revelation 7:1)

Oh Lord, … to you the nations will come from the ends of the earth… (Jeremiah 16:19)

… and there before me stood a tree in the middle of the land. Its height was enormous. The tree grew large and strong and its top touched the sky; it was visible to the ends of the earth. (Daniel 4:10-11)

8. Penyakit disebabkan oleh syetan????

Orang bisu karena dihinggapi setan???

32 Waktu kedua orang itu pergi, seorang bisu yang dikuasai oleh roh jahat dibawa kepada Yesus.

33 Yesus mengusir roh jahat itu dan pada saat itu juga orang itu bisa berbicara lagi. Orang banyak itu heran dan berkata, “Belum pernah kami melihat kejadian serupa ini di Israel!” (Matius 9:32).

Orang bisu dan buta karena kerasukan setan???

Kemudian dibawalah kepada Yesus seorang yang kerasukan setan. Orang itu buta dan bisu, lalu Yesus menyembuhkannya, sehingga si bisu itu berkata-kata dan melihat. (Matius 12:22).

Penyakit epilepsi disebabkan oleh setan????

14 Ketika Yesus dan ketiga pengikut-Nya kembali kepada orang banyak itu, seorang laki-laki datang, sujud di hadapan Yesus,

15 dan berkata, “Bapak, kasihanilah anak saya. Ia sakit ayan. Serangan ayannya begitu hebat sehingga ia sering sekali jatuh ke dalam api dan sering juga ke dalam air.

16 Saya sudah membawa dia kepada pengikut-pengikut Bapak, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkan dia.”

17 Yesus menjawab, “Bukan main kalian ini! Kalian sungguh orang-orang yang menyeleweng dan tidak percaya. Sampai kapan Aku harus tinggal bersama kalian dan bersabar terhadap kalian? Bawa anak itu kemari!”

18 Lalu Yesus memerintahkan roh jahat yang di dalam anak itu keluar. Dan roh jahat itu keluar, lalu anak itu sembuh pada saat itu juga. (Matius 17:14-18).

9. Kalau sakit cukup didoakan???

Kalau ada yang sakit, hendaklah ia memanggil pemimpin-pemimpin jemaat. Dan hendaklah pemimpin-pemimpin itu mendoakan orang yang sakit itu dan mengolesnya dengan minyak atas nama Tuhan. (Yakobus 5:14-15).

10. Dengan Iman, dapat memindahkan gunung???

1. Markus

16:17 Tanda tanda ini menyertai orang-orang yang beriman, mereka mengusir syetan demi namaku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa baru bagi mereka,

16:18 mereka memegang ular, sekalipun mereka meminum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka, dan mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit dan orang itu akan sembuh.

Sudah dapatkah anda mengusir syetan?

Sudah dapatkah anda menggunakan bahasa-bahasa baru?

Sudahkah anda memegang ular?

Sudahkah anda mencoba meminum racun?

Sudahkah anda meletakan tangan anda atas orang sakit dan orang itu sembuh?

Bila anda belum melakukannya, keimanan anda kepada Yesus diragukan.

Tapi setelah diselidiki, ternyata ayat diatas adalah ayat palsu. Markus 16 ternyata hanya sampai ayat 8, Markus 16:9-20 adalah palsu. Alkitab kitab Markus pasal 16 yang diterbitkan Lembaga Biblika Indonesia yang dicetak oleh percetakan Arnoldus Ende 1986/1987, Pada catatan kakinya berbunyi:

“Dengan singkat. Bagian ayat ini hanya terdapat dalam beberapa naskah. Nampaknya baru dalam abad ke-2 Masihi ditambahkan dalam injil Markus. Bagian akhir injil Markus ayat 9-20 bercerita mengenai penampakan Yesus. Ini memang termasuk kitab suci, tetapi agaknya tidak termasuk injil Markus yang asli”.

Pada The Christian Counselor’s New Testamen, markus 16 berakhir pada pasal 16 ayat 8. Kemana ayat 9-20? Pada akhir kalimat terdapat catatan kaki :

“These verse are omitted by better MSS. An alternative shoter ending is found in same”.

“Ayat-ayat ini dihapus oleh terjemahan MSS yang terbaik. Penutup lebih pendek seperti ini (Markus 16 berakhir pada ayat 8)bisa ditemukan pada beberapa versi lainnya.

Pada The Holy Bible New International Version pada catatan kaki ayat 8 berbunyi :

“The two most reliable early manuscripts do not have mark 16:9-20″.

“Dua manuskrip paling tua tidak memiliki Markus 16:9-20″.

“Serious doubts exists as to whether these verses belong to the Gospel of Mark. They are absent from important early manuscripts and display certain peculiarities of vocabulary, style and theological content that are unlike the rest of Mark. His Gospel probably ended at 16:8, or its original ending has been lost. (From the NIV Bible Foot Notes, page 1528)”

2. Lukas 10:19

“Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu”.

Kita akan membuktikan kebenaran kedua ayat tersebut. Kita bawa ular dan kalajengking hidup pada orang Kristen, serta meminta agar mereka memegang atau menginjaknya. Saya yakin 100 persen bahwa tidak ada orang Kristen yang berani melakukannya. Ini menunjukkan bahwa berdasarkan standard Alkitab sendiri, maka pada masa sekarang tidak ada lagi Orang Kristen yang beriman atau mendapatkan kuasa Tuhan. Barangkali ada Orang Kristen yang membantahnya, tetapi kalau Orang Kristen membantahnya maka berarti ayat di atas tidak relevan lagi dan mustahil dilakukan. Dengan berpatokan pada ayat di atas, maka tidak ada satupun lagi Orang Kristen yang beriman, kecuali kalau mereka berani menerima tantangan kita untuk memegang dan menginjak ular serta kalajengking dan bahkan minum racun.

Nah dari sini kita dapat mengatakan pada mereka, daripada melakukan Kristenisasi lebih baik memperbaiki keimanan Umat Kristen sendiri terlebih dahulu. Mereka sendiri TIDAK BENAR-BENAR beriman pada ajaran mereka sendiri, bagaimana dapat membuat orang lain beriman pada agama mereka?

3. Matius

17:19 Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka : “Mengapa kami tidak dapat mengusir syetan itu?”

17:20 Ia berkata kepada mereka : “Karena kamu kurang percaya. Sebab aku berkata kepadamu : Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini : Pindahlah dari tempat ini kesana, maka gunung ini akan pindah, dan tak ada yang mustahil bagimu”.

Sudahkah anda dapat memindahkan gunung?

Sudah mampukah anda menyuruh pohon Ara untuk pindah dan menghujam didasar lautan?

Bila anda belum dapat melakukan, dan saya kira semua orang kristen tak dapat melakukannya, maka keimanan anda kepada Yesus tidak ada seujung upil pun.

1. BUKTI KESEBELAS:http://kristenisasi.wordpress.com/2011/01/01/bukti-bukti-kepalsuan-alkitab-bibel/

2. BUKTI KEDUA BELAS:AMANAT AGUNG DITOPANG OLEH KEPALSUAN ALKITAB
Oleh: Masyhud SM & Sanihu Munir

.
Mengkritisi Penginjilan dan Amanat Agung

Setiap Penginjil pasti selalu mengingat sebuah ‘Amanat Agung’ untuk menjadikan segala bangsa sebagai murid Yesus dan membaptis mereka atas nama Tuhan Bapak, tuhan Anak dan Roh Kudus, seperti yang tertulis dalam Matius 28:16-20 berikut ini:

“Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. Ketika melihat dia mereka menyembahnya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepadaku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala yang telah kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Para penginjil begitu gigih berpegang teguh pada ayat tersebut meskipun harus ditebus dengan nyawa mereka dengan harapan mendapatkan kehidupan baru di sorga. Namun sungguh malang, mereka tidak menyadari atau mungkin membutakan diri bahwa ayat itu adalah palsu di atas kepalsuan. Maksudnya, kitab Matius yang masih dipertanyakan kebenarannya, kemudian ditambah lagi dengan ayat-ayat tersebut.

Sebenarnya Kitab Matius berakhir pada 28:15 yang berbunyi:

“Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.”

Kalimat “cerita ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini” menunjukkan dan merupakan penutup Kitab Matius yang menjadi cerita selama puluhan tahun. Karena Gereja ingin menambah doktrinnya, mereka tanpa malu menambah ayat-ayat palsu yang termuat dalam Matius 28:16-20 tersebut, walaupun terasa janggal bagi pembacanya.

Hugh J. Schonfield, nominator pemenang Hadiah Nobel tahun 1959, dalam bukunya The Original New Testament, mengatakan sebagai berikut:

“This (Matthew 28:15) would appear to be the end of the Gospel (of Matthew). What follows (Matthew 28:16-20) from the nature of what is said, would then be a latter addition”

“Ayat ini (Matius 28:15) nampak sebagai penutup Injil (Matius). Dengan demikian, ayat-ayat selanjutnya (Matius 28:16-20), dari kandungan isinya, nampak sebagai (ayat-ayat) yang baru ditambahkan kemudian.”

Robert Funk, Professor Ilmu Perjanjian Baru, Universitas Harvard, dalam bukunya The Five Gospels, mengomentari ayat-ayat tambahan ini sebagai berikut:

“The great commission in Matthew 28:18-20 have been created by the individual evangelist… reflect the evangelist idea of launching a world mission of the church. Jesus probably had no idea of launching a world mission and certainly was not the institution builder. (It is) not reflect direct instruction from Jesus.”

“Perintah utama dalam Matius 28:18-20… diciptakan oleh para penginjil… memperlihatkan ide untuk menyebarkan ajaran Kristen ke seluruh dunia. Yesus sangat mungkin tidak memiliki ide untuk mengajarkan ajarannya ke seluruh dunia dan (Yesus) sudah pasti bukan pendiri lembaga ini (agama Kristen). (Ayat ini) tidak menggambarkan perintah yang diucapkan Yesus.”
Benarkah Alkitab Inspirasi Tuhan?

Doktrin Kristiani lainnya adalah bahwa para penulis Alkitab –terutama kitab Injil– dalam menulis ayat-ayat berdasarkan inspirasi (ilham) dan bimbingan dari Roh Kudus. Sehingga apa yang ditulis oleh mereka itu pasti benar tanpa kesalahan. Begitu pula bapa-bapa gereja atau orang-orang suci Kristiani memiliki otoritas atas bimbingan dan inspirasi dari Roh Kudus untuk menulis tambahan ayat-ayat pada Alkitab. Dengan demikian tambahan tersebut dianggap sah dan suci.

Tetapi kepercayaan penulisan Alkitab berdasarkan atas inspirasi dari Roh Kudus ini dibantah sendiri oleh penulis Injil Lukas yang berbunyi:

“Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.” (Lukas 1:1-4)

Pada ayat ini disebutkan, Lukas menulis kitab ini berdasarkan atas cerita yang telah didengarnya dari orang lain, bukan berdasarkan atas inspirasi dari Roh Kudus.

Jika dalam penulisan Injil, para penulisnya mendapatkan bimbingan dari Roh Kudus, mengapa kita menemukan banyak sekali kesalahan dan pertentangan dalam Alkitab, terutama pada Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, sebagaimana yang diungkapkan dalam buku ini.

Hal ini membuktikan bahwa penulisan Alkitab dan tambahan ayat-ayatnya bukan berdasarkan atas inspirasi atau bimbingan dari Roh Kudus, melainkan atas dasar kemauan orang-orang Gereja sendiri. Padahal umat Kristen percaya bahwa Yesus pernah memperingatkan mereka:

“Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.” (Matius 15:9)

Dengan demikian, Amanat Agung yang katanya berasal dari Yesus itu adalah Amanat Palsu. Semua ajaran yang disampaikan oleh para penginjil seperti doktrin Yesus adalah Firman Hidup, Trinitas, penulisan Alkitab berdasar inspirasi Roh Kudus, adalah bohong besar.

Allah berfirman dalam al-Qur’an:

“Maka kecelakaan yang besar bagi orang-orang yang menulis (ayat-ayat) dengan tangan mereka, kemudian mereka mengatakan bahwa (ayat-ayat) ini berasal dari Allah, untuk mendapatkan keuntungan yang sedikit dari perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan-tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka akibat dari perbuatan mereka sendiri.” (Qs. Al-Baqarah 79)

Lebih detilnya, buku “Dokumen Pemalsuan Alkitab” yang ditulis oleh Molyadi Samuel AM mengungkap pemalsuan Alkitab (Bibel) dan membuktikan bahwa Alkitab yang disucikan oleh umat Kristen ini bukanlah dari Tuhan, melainkan hanyalah tulisan manusia tanpa bimbingan dari Roh Kudus, sehingga banyak ditemukan kesalahan.

(Disarikan dari Kata Pengantar buku “Dokumen Pemalsuan Alkitab, Menyambut Kristenisasi Berwajah Islam” karya Molyadi Samuel AM., Victory Press Surabaya, Cetakan III, hlm. vii-xiii).

1. PEMBUKTIAN KE TIGA BELAS:KETUHANAN YESUS DITOPANG OLEH KEPALSUAN AYAT
Oleh: Masyhud SM & Sanihu Munir

.

Para penginjil yang membutakan diri terhadap keabsahan Amanat Agung, mengajarkan Iman Kristiani tentang: Firman adalah Tuhan, kemudian Firman itu menjadi manusia bernama Yesus, dan Yesus itu adalah Firman yang Hidup. Dapatkah pengajaran ini dipercaya sebagai ajaran Tuhan?

Doktrin ini berdasarkan pada Yohanes 1:1-18 yang berbunyi:

(1) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. (2) Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. (3) Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. (4) Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. (5) Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. (6) Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; (7) ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. (8) Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. (9) Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (10) Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. (11) Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. (12) Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (13) Orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. (14) Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (15) Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: “Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.” (16) Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; (17) Sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. (18) Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Ayat-ayat Yohanes 1:1-14 berasal dari hymne Platonis yang diperkenalkan oleh Philo dari Alexandria ini. Bunyi kalimat pertama adalah:

“Pada mulanya adalah Logos (firman), Logos (firman) itu bersama dengan Tuhan, dan Logos (firman) itu berasal dari Tuhan.”

Penyalin Kitab Yohanes kemudian mengadopsi hymne ini dan menempatkannya sebagai pembukaan Injil Yohanes, lalu merubah kalimat: “Logos itu berasal dari Tuhan” menjadi “Firman itu adalah Tuhan.”

Pencaplokan ajaran Platonis oleh penyalin Injil Yohanes ini, dijelaskan oleh bapa gereja Santo Agustinus dalam bukunya The Confession of St. Augustine di bawah sub judul ‘Kitab Suci dan Filsafat Penyembah Berhala’ sebagai berikut:

“…Book of the Platonis that had been translated ou of Greek into Latin. In then I read, not indeed in these words but much the same thought, enforced by many varied arguments that: In the beginning was the word, and the word was with God and the word was God. All things were made by him, and without gim nothing was made.”

“… Buku filsafat Platonis yang telah diterjemahkan dari bahasa Yunani ke bahasa Latin. Di dalamnya saya baca, walaupun tidak sama persis tetapi jalan pikirannya sama, didukung dengan berbagai argumen bahwa: Pada mulanya adalah firman, dan firman itu bersama Tuhan, dan firman itu adalah (dari) dari Tuhan. Segala sesuatu dijadikan oleh dia (firman) dan tanpa dia (firman) tidak ada yang dijadikan.”

Catatan kaki Alkitab The New Testament of the New American Bible, 1970 hal. 203, memperkuat pendapat bahwa Yohanes 1:1-18 bukanlah bagian Injil Yohanes, melainkan karya lepas yang kemudian dimasukkan menjadi pembuka kitab Yohanes tersebut:

“John 1:1-18; “The prologue is a hymn, formally poetic in style – perhap originally an independent composition and only later adapted and edited to serve as an overture to the Gospel.”

“Yohanes 1:1-18; pembukaan ini merupakan hymne berbentuk syair – mungkin berasal dari karya bebas, yang kemudian baru dikutip dan diedit untuk berperan sebagai pembuka Injil.”

Para penginjil juga memperkenalkan konsep ketuhanan Trinitas yang ternyata sama sekali tidak akan pernah kita temukan dalam Alkitab, kecuali pada surat kiriman Yohanes pertama 5:6-8 yang ayat-ayatnya juga diakui palsu oleh pihak Gereja sendiri.

Ayat tersebut berbunyi:

(6) Inilah dia yang datang dengan air dan darah, Yesus Kristus. Ia tidak datang dengan air saja, melainkan dengan air dan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.

(7) Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.

(8) Dan Ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.

Pada edisi Indonesia, sebelum mendapat kritikan, kalimat mulai dari kata “di sorga” pada ayat 7 sampai kata “di bumi” pada ayat 8, tidak diberi tanda kurung. Tetapi setelah mendapat kritikan tajam dari kalangan gereja sendiri, kalimat tersebut diberi kurung sebagai tanda bahwa ayat itu merupakan tambahan belaka.

Edisi Indonesia ini bisa dibandingkan dengan The Holy Bible New International Version yang berbunyi:

(6) This is the one who came by water and blood – Jesus Christ. He did not come by water only, but by water and blood. And it is the spirit who testifies, because the spirit is the truth.

(8) The spirit, the water and blood. And three are in agreements.

(7) For there are three that testify.

Kasus pemalsuan ayat ini mendapat tanggapan dari para tokoh gereja sendiri seperti Dr.G.C. Van Niftrik dan D.S. B.J. Boland dengan mengatakan:

“Di dalam Alkitab tidak diketemukan suatu istilah yang dapat diterjemahkan dengan kata “Tritunggal” atau pun ayat-ayat tertentu yang mengandung dogma tersebut, mungkin terdapat dalam I Yahya (Yohanes) 5:6-8. Tetapi sebagian besar dari ayat itu agaknya belum tertera dalam naskah aslinya. Bagian itu setidak-tidaknya harus diberi kurung.”

Begitu pula Jerry Falwell, tokoh Kristen radikal terkemuka di Amerika Serikat ini mengatakan:

“The rest of verse 7 and the first nine words of verse 8 are not original, and are not to be considered as a part of the words of God.”

“Kalimat terakhir pada ayat 7 dan sembilan kata pertama pada ayat 8 tidak asli, dan tidak bisa dianggap sebagai firman Tuhan.”
Benarkah Alkitab Inspirasi Tuhan?

Doktrin Kristiani lainnya adalah bahwa para penulis Alkitab –terutama kitab Injil– dalam menulis ayat-ayat berdasarkan inspirasi (ilham) dan bimbingan dari Roh Kudus. Sehingga apa yang ditulis oleh mereka itu pasti benar tanpa kesalahan. Begitu pula bapa-bapa gereja atau orang-orang suci Kristiani memiliki otoritas atas bimbingan dan inspirasi dari Roh Kudus untuk menulis tambahan ayat-ayat pada Alkitab. Dengan demikian tambahan tersebut dianggap sah dan suci.

Tetapi kepercayaan penulisan Alkitab berdasarkan atas inspirasi dari Roh Kudus ini dibantah sendiri oleh penulis Injil Lukas yang berbunyi:

“Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.” (Lukas 1:1-4)

Pada ayat ini disebutkan, Lukas menulis kitab ini berdasarkan atas cerita yang telah didengarnya dari orang lain, bukan berdasarkan atas inspirasi dari Roh Kudus.

Jika dalam penulisan Injil, para penulisnya mendapatkan bimbingan dari Roh Kudus, mengapa kita menemukan banyak sekali kesalahan dan pertentangan dalam Alkitab, terutama pada Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, sebagaimana yang diungkapkan dalam buku ini.

Hal ini membuktikan bahwa penulisan Alkitab dan tambahan ayat-ayatnya bukan berdasarkan atas inspirasi atau bimbingan dari Roh Kudus, melainkan atas dasar kemauan orang-orang Gereja sendiri. Padahal umat Kristen percaya bahwa Yesus pernah memperingatkan mereka:

“Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.” (Matius 15:9)

Dengan demikian, Amanat Agung yang katanya berasal dari Yesus itu adalah Amanat Palsu. Semua ajaran yang disampaikan oleh para penginjil seperti doktrin Yesus adalah Firman Hidup, Trinitas, penulisan Alkitab berdasar inspirasi Roh Kudus, adalah bohong besar.

Allah berfirman dalam al-Qur’an:

“Maka kecelakaan yang besar bagi orang-orang yang menulis (ayat-ayat) dengan tangan mereka, kemudian mereka mengatakan bahwa (ayat-ayat) ini berasal dari Allah, untuk mendapatkan keuntungan yang sedikit dari perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan-tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka akibat dari perbuatan mereka sendiri.” (Qs. Al-Baqarah 79)

Lebih detilnya, buku “Dokumen Pemalsuan Alkitab” yang ditulis oleh Molyadi Samuel AM mengungkap pemalsuan Alkitab (Bibel) dan membuktikan bahwa Alkitab yang disucikan oleh umat Kristen ini bukanlah dari Tuhan, melainkan hanyalah tulisan manusia tanpa bimbingan dari Roh Kudus, sehingga banyak ditemukan kesalahan.

(Disarikan dari Kata Pengantar buku “Dokumen Pemalsuan Alkitab, Menyambut Kristenisasi Berwajah Islam” karya Molyadi Samuel AM., Victory Press Surabaya, Cetakan III, hlm. vii-xiii).

1. PEMBUKTIAN KE EMPAT BELAS:INDEKS KEPALSUAN ALKITAB.

BAGIAN KEDUA: Mengungkap ayat-ayat palsu dalam Alkitab (Bibel), antara lain:

Indeks Kesalahan Alkitab (Bibel)1. Ayat-ayat cabul (porno), puisi erotis dan penyimpangan seksual

2. Puisi Erotis

3. Pelecehan Bibel kepada Tuhan

4. Pelecehan kepada Para Nabi Allah

5. Pelecehan kepada Yesus Kristus

6. Ramalan yang Meleset Tak Terjadi

7. Matematika Tuhan Salah Hitung

8. Ayat Irasional (Tidak Masuk Akal)

9. Ayat-Ayat yang Mustahil Dipraktikkan

10. Testing Keajaiban Iman Kristiani

11. Ayat-Ayat Takhayul (Mistis)

12. Ayat-Ayat Dusta

13. Ayat-Ayat Rasialis

14. Ayat Ragu-Ragu (Tidak Yakin)

15. Doktrin Ketuhanan Yesus

16. Doktrin Ketuhanan Trinitas

17. Doktrin Penginjilan Kristen ke Seluruh Dunia

18. Ayat-Ayat Sadis: Pembantaian Massal

19. Ayat-Ayat Buas: Mutilasi Alkitabiah

20. Ratusan ayat-ayat Kontradiktif (Saling Bertentangan) dalam Bibel (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru)

21. Kesaksian para teolog Kristen tentang Alkitab (Bibel)

http://kristenisasi.wordpress.com/2011/02/16/ahlan-wa-sahlan-buku-%E2%80%9Cindeks-kesalahan-alkitab-bibel-jawaban-tuntas-hujatan-pendeta-nurdin-terhadap-islam-membongkar-kepalsuan-alkitab/

1. BUKTIKELIMA BELAS:PENAMBAHAN AYAT DI BIBLE.

http://islambisa.web.id/2010/03/12/editing-dan-penambahan-ayat-dalam-bible/

1. BUKTI KE ENAMBELAS:PENGEDITAN ALKITAB.

islambisa.web.id/2009/09/26/kumpulan-fakta-pendeta-mengedit-alkitab/

http://islambisa.web.id/2009/10/10/kumpulan-fakta-pendeta-mengedit-alkitab-ii/

BUKTI KE TUJUH BELAS:AYAT-AYAT PORNO YANG MUSTAHIL FIRMAN ALLAH.

http://chodet22.wordpress.com/2010/09/02/ayat-ayat-cinta/

SIMAK THOMAS PAINE:

“Kapan saja kita membaca cerita-cerita yang cabul,godaan-godaan yang menggerakkan birahi,eksekusi-eksekusi yang keterlaluan dan kejam,pembalasan dendam yang tak kenal henti yang terdapat dalam lebih dari separuh bagian alkitab,akan lebih konsisten kalau kita menyebutkannaya FIRMAN DARI SETAN dibanding dari Tuhan.inilah sejarah kejahatan yang telah dilayani untuk membuat kebrutalan dan merusak umat manusia.

1. BUKTI KE DELAPAN BELAS:KEPALSUAN RELAVATION

http://answering.wordpress.com/2008/12/06/kepalsuan-revelation/

1. BUKTI KESEMBILAN BELAS:KEBOHONGAN SEJARAH DALAM INJIL

http://islamthis.wordpress.com/2011/01/31/kebohongan-sejarah-di-dalam-injil-perjanjian-baru/

BUKTI KE DUAPULUH:ALKITAB KEHILANGAN 18.666 AYAT

http://erzal.wordpress.com/2009/12/12/alkitab-kehilangan-18-666-ayat/


Link yang berkaitan

BUKTI KEPALSUAN KITAB INJIL 1

BUKTI KEPALSUAN INJIL 2

BUKTI KEPALSUAN KITAB INJIL 4

No comments:

Post a Comment