Thursday, June 26, 2014

KAFIR BERTANYA MUSLIM MENJAWAB 2

Mail says:
 

Benar Tuhan adalah Allah. Allah yg mana? Allah yg bisa menjadi manusia yg Maha kuasa. Kalau alloh swt maha kuasa, bisa gak dia jadi manusia? Berikan bukti nyata. Sebab kalau hanya claim maka orang gila juga bisa.

Jawab:
 

Allah tidak akan menjadi manusia.Mengapa?Karena Allah sendiri telah mengatakannya.bahawa Dia tidak sama dengan segala sesuatu dan segala sesuatu tidak sama dengannya.Tuhan memberikan manusia petunjuk dengan dua cara.Petunjuk Al Kitabiah dan petunjuk aqliah(akal).

1)PETUNJUK AL KITABIAH
Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama?( Yesaya 46:5 )
-Tuhan melarang diriNya disamakan dengan yg lain.
-Jadi adalah mustahil Dia pula menjadikan diriNya seperti manusia sehingga Dia menjadi sama seperti manusia.


2)PETUNJUK AQLIAH (AKAL)
Wilayah kuasa Tuhan hanya meliputi terhadap makhluk sahaja.Karena kuasa artinya kemampuan menjadikan.Bila dikatakan kemampuan menjadikan maka tentulah yg dijadikan itu ialah perkara yg belum ada.Dan ini hanya tertentu kepada makhluk sahaja karena makhluk sekeliannya asalnya tidak ada lalu dijadikan Tuhan sehingga menjadi ada.Sedangkan Tuhan itu sudah ada dan Dia maha kekal tidak berpermulaan.Adanya Tuhan pula sudah maha sempurna dan kesempurnaan tuhan itu bersifat mutlak tidak bisa ditambahi kesempurnaannya dan tidak bisa dikurangi.karena kalau kesempurnaan bisa ditambahi itu berarti wujudNya yang dahulu masih belum sempurna sehingga bisa ditambahi.Kalau kesempurnaannya bisa dikurangi itu berarti wujudnya bisa dikurangi dan secara teori itu juga berarti Tuhan bisa dihabisi karena tiap tiap yg bisa dikurangi bisa juga dihabisi.Adakah kita diharuskan percaya bahawa Tuhan itu bisa dihabisi walau secara teori sekalipun?Kesimpulannya berdasarkan kepada bukti al Kitabiah dan Aqliah mustahil Tuhan menjadi manusia?Adakah itu berarti kita membatasi kemampuan tuhan?Jawbannya tidak.Itu bukan membatasi kemampuan Tuhan .Itu namanya meletakan difinisi sifat kuasa Tuhan pada tempat yg betul.Jadi
adalah salah kalau kita mengatakan Tuhan tidak berkuasa hanya karena kemustahilannya menjadi manusia karena memang bukan jalan nya.Seperti mana mata yg adalah alat utk melihat tidak bisa dikatakan buta jika tidak bisa mendengar segala suara karena memang bukan jalannya.Begitu juga telinga yang alat utk mendengar tidak bisa dikatakan pekak jika tidak dapat melihat segala rupa karena memang bukan jalannya.

Munafik Says:


To : Muslims,
Seri : Inalilahi wa Inalilahi Rajiun.
—————- QURAN WAHYU SIAPA ? ———————–
Quran diyakini Muslims sebagai WAHYU AWLOH yg maha sempurna, walaupun Quran sendiri mengatakan bahwa dirinya adalah perkataan Muhammad.
QS.69:40)
إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ
Innahu laqaulu rasuulin kariimin
“Sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah benar-benar wahyu Rasul yang mulia,”
Mari kita test, keduanya, mana yang benar, dengan satu ayat dari Qs. 17:1

Jawab:
Laqaulu bukan berarti wahyu.Laqaulu arti aslinya adalah kata kata.Adapun rasul di dalam ayat diatas berarti utusan dan yg dimaksudkan dengan utusan di sini adalah malaikat jibril karena malaikat Jibril menjadi utusan Allah kepada nabi Muhammad.Jadi ayat diatas maksudnya yg lebih tepat adalah “Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar benar kata kata rasul yg mulia(malaikat jibril).Al Quran itu adalah kata kata Allah tapi dinisbatkan kepada malaikat Jibril di dalam ayat diatas karena Jibril lah yg menyampaikannya kepada nabi Muhammad.
Dan Sesungguhnya Al-Quran adalah diturunkan oleh Allah Tuhan sekalian alam. (surah asy-Syuara 26:192)

Berarti Al Quran adalah wahyu Allah.

Kemudian Allah berfirman ..

Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. [2:97]


Yang berarti Jibril yg menyampaikan Al quran itu kepada nabi.

Jadi Al Quran itu adalah wahyu dan kata kata Allah karena itulah yg asal.Dinisbatkan sebagai kata kata Jibril karena Jibril lah yg menyampaikannya.


Munafik says:
Qs. 17:01
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS 17:01)
ANALYSA :
KALIMAT PERTAMA : “…Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa..”
1)      Kalau Allah yg berfirman, Kok bisa Awloh memuji dirinya sendiri “Maha Suci Awloh”….???


Jawab:

Ayat diatas datang dalam bentuk ta’lim (mengajar).Tuhan mengajar umat bagaimana lafaznya kalau umat  mau memuji Allah.

Kalau Allah menggunakan lafaz subhani (maha suci aku) tujuan ta’lim tidak terpenuhi.Jadi berdasarkan kepada ayat diatas umat jadi tau bagaimana lafaznya kalau mau memuji Allah dan mensucikannya.

Munafik says:
2)      Kita pasti haqqul yakin bahwa Kalimat pertama sudah pasti bukan wahyu awloh, tetapi juga bukan perkataan Muhammad, karena pada waktu Masjidil Aqsa dibangun (709 M), Muhammad sudah mati 80 tahun sebelumnya (632 M), dan Yerusalem baru dijajah Islam pada 638 Masehi. Jadi, Muhammad belum menginjakkan kaki di Yerusalem, juga belum ada Muslim di Yerusalem.

3)      Jadi, ada orang lain setelah Muhammad yg menambah ayat ini (Qs. 17:1) kedalam Quran, untuk apa? Untuk memasukkan perintah Sholat kedalam Quran.
KALIMAT KEDUA : “…..yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.”


Jawab:

Untuk menambah Al Quran adalah tidak mungkin karena Al Quran telah dihafal oleh sahabat sahabat nabi secara mutawattir.Sekiranya ada penambahan dan pengurangan dalam Al Quran pasti dapat diketahui oleh para penghafaz yg ramai itu.Al Quran juga telah dibukukan pada zaman sayidina Abu bakar khalifah yg pertama dan dilakukan penyeragaman pada zaman khalifah Usman.

Utk makluman perintah solat tidak ada dalam surah Al Israk.Benar nabi menerima perintah solat pada malam beliau Israk tetapi perintahnya tidak direkam dalam surah tersebut .Perintah solat wujud bertaburan didalam surah surah lain dalam Al Quran.Surah Al Israk hanya merekam perjalanan nabi menemui Allah sahaja disamping menceritakan tentang bani Israel.Dan utk makluman juga.Cara bersolat yg dilakukan oleh umat Islam sekarang ini telah ada pada zaman nabi Muhammad dan para sahabat lagi.Banyak ayat dalam al Quran yg menyebut rukuk,sujud,qiam(berdiri) dan lain lain yg bertaburan dalam surah surah selain surah al Israk.kalau benar Surah Al Israk direkayasa semata mata utk memasukkan perintah solat itu berarti mereka terpaksa mengubah hampir keseluruhan isi Al Quran.Bagaimana ini bisa berlaku tanpa dapat dikesan padahal Al quran telah dihafaz secara mutawattir.Bagaiman orang yg memasukkan rekayasa ini memanggil hafiz hafiz yg bertaburan diseluruh dunia Islam yg jumlahnya ratusan ribu yg menetap di Masir,iraq,Mekah,Syria,Persia,Mausil dan lain lain utk mencari permuafakatan dalam kerja kerja pengubahsuaian ini.?Jawabnya adalah

 M U S T A H I L L L!!!

Munafik says:
4)      Kalau dalam kalimat pertama, kita haqqul yakin bahwa ini bukanlah wahyu awloh, Kok dalam kalimat kedua, dibuat se-olah-olah ayat ini dari Awloh, dengan menulis “KAMI” dalam huruf besar?

5)      Siapakah “KAMI” dalam ayat ini, apakah Awloh?, tetapi Awloh Islam adalah Tauhid??

Jawab:
Kata kami digunakan adalah utk menunjukkan keagungan .Bukan menunjukkan kepada bilangan.Apabila kita menafsirkan al Quran kita harus menafsirkan Al Quran berdasarkan kepada bahasa ia diturunkan yaitu dalam bahasa arab.Dalam bahasa Arab kalimah jamak tidak hanya merujuk kepada bilangan tetapi juga merujuk kepada keagungan dan memuliakan.Sama seperti jamak dalam bahasa yahudi.Oleh sebab itu perkataan elohim dalam bahasa Yahudi seperti dalam Kitab kejadian tidak harus diterjemahkan sebagai tuhan tuhan tetapi harus diterjemahkan sebagai Tuhan yg maha agung atau Tuhan yg maha mulia.Ia harus ditafsirkan begitu karena itulah bahasa Yahudi.Jadi sangat salah kalau ada orang yg menafsirkan elohim sebagai persekutuan tuhan tuhan karena persekutuan tuhan tuhan tidak pernah dikenal dalam bahasa yahudi.
Munafik says:
6) Siapa …”kepadanya” (dalam huruf kecil) ini? Muhammad?
KALIMAT KETIGA : “…Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”
7) Dan………, kembali dalam kalimat ketiga, BERUBAH LAGI, dan pasti ini bukan wahyu awloh, karena perkataan ini dari orang yg memuji awloh, dengan menyebutkan “DIA adalah Maha Mendengar dan Maha Melihat.

Jawab:
Yg demikian adalah tidak masalah karena memang biasa diri orang yg berkata membahasakan dirinya dengan kata ganti orang ketiga.Jadi Allah menceritakan diriNya sendiri dengan membahasakan diriNya menggunakan kata ganti diri orang ketiga.
Jadi,so simple kan???
AGUS TEGUH SAYS:
Andalah yang seharusnya kembali ke kristen. Karena sejarah mengatakan kristen lebih dulu ada dari islam.
Tapi kalau anda yakin islam adalah agama adam maka ya nabi kalian bukan muhammad dong. Nabi utama kalian ya adam donk donk
Tapi ada juga yang mengatakan kalau agama islam adalah agama abraham
Berarti nabi utama kalian adalah muhammad donk
Yang paling parah alquran berangan angan bahwa Yesus beragama islam haizzz
Sudah tau Yesus islam tapi malah menjadikan muhammad yang dasarnya hany a manusia malah nabi tertinggi. Harusnya kalo Yesus islam kalian harus sembah Yesus karena ada tertulis di alquran loh bahwa Yesus adalah kebenaran. Ya itu juga kalo kalian gak bilang alquran yang saya baca salah terjemahan. Tapi saya heran loh kalian umat islam yakin bahwa alquran gak bisa dibantah gak bisa dipalsukan masak bisa disalah artikan sih aneh sungguh aneh.
Salam damai sejahtra saudara saudaraku.
Tanggapan:
Agama Islam telah ada sejak Adam  dan Allah sendiri yg memberi nama agama yg diturunkannya dengan nama islam.
Al Quran menyebutkan:
(Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.(QS [22:78])
Muslim adalah orang yg menganut agama Islam dan agama mereka disebut agama Islam.
Kesaksian tentang agama Allah dengan nama Islam ada di dalam PL sayangnya orang orang kristian terutama yg awam tidak menyedari hakikat ini karena para pendeta telah menutup nutupi perkara ini atas nama penterjemahan.
Klau tidak percaya silah simak Yeremia 28:29

Hebrew,
הַנָּבִיא אֲשֶׁר יִנָּבֵא לְשָׁלֹום בְּבֹא דְּבַר הַנָּבִיא יִוָּדַע הַנָּבִיא אֲשֶׁר־שְׁלָחֹו יְהוָה בֶּאֱמֶֽת׃
Translit, HANAVI ASYER YINAVE LESYALOM BEVO DEVAR HANAVI YIVADA HANAVI ASHERO-SYELAKHO YEHOVAH BE'EMET
Artinya:jika seorang nabi yang bernubuat tentang DAMAI SEJAHTERA, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN". (Yeremia 28:9 )
Di dalam ayat diatas nabi Yeremia ketika menanggapi Hanaya yg mengaku menjadi nabi mengatakan bahawa setiap nabi yg bernubuat tentang  DAMAI SEJAHTERA  yakni nabi itu  mengaku bahawa dia  membawa ajaranyang bernama  DAMAI SEJAHTERA (  islam /syalom) jika nubuat dari nabi itu benar benar berlaku berarti diketahuilah bahawa dia benar benar diutus Tuhan.Dan berarti dia benar benar nabi yg membawa ajaran DAMAI SEJAHTERA (ISLAM/SYALOM) yg sebenar.
Jadi jelas di dalam ayat diatas Nabi Yeremia bersaksi bahawa setiap nabi yg diutus oleh Allah membawa ajaran Islam yg dalam bahasa hebrew disebut ajaran/agama Syalom.

Perhatikan perkataan damai sejahtera asalnya dalam bahasa hebrew adalah syalom sebenarnya  merujuk kepada nama  bagi  institusi agama yg diciptakan oleh Allah utk umatNya utk membedakan mereka dari lain lain agama.Oleh itu jelas syalom adalah nama khusus bagi agama yg diturunkan oleh Allah sejak dari Adam  dan sebagai nama khusus sepatutnya perkataannya harus dikekalkan sebagaimana asal dan tidak boleh diterjemahkan.Tetapi oleh karena pendeta kristian coba menutup nutupi perkara ini mereka telah menterjemahkannya menjadi damai sejahtera.

Dalam kata lain mana mana nabi yang mendakwa dia adalah nabi yang membawa agama Islam jika nubuatnya digenapi barulah dapat diketahui bahawa nabi itu benar benar diutus oleh Tuhan.
Jadi sangat jelas bahawa Agama yg berasal dari Allah itu bernama Islam dan Allah sendiri yg menamakan agamanya sebagai Islam.Agama kristian bukan agama yg diberikan oleh Allah.Tidak diberikan oleh mana mana nabi dan bukan juga tidak berasal dari Yesus.


Saya sangat berharap supaya saudara saudara kristian tidak terus dibutakan dalam perkara ini.

GUNTUR Says:

@Maria (mak Iyah)
Mak Iyah , ini perkataan nabi palsu sebelum mati ,
19 Maryam: 71
“Dan tidak ada seorangpun daripadamu (muslim), melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi TUHAN-mu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.”

Capeeee deeeeh, udah sholat nungging-nungging 5 x sehari, ibadah haji ke Mekkah , tetep aje masuk neraka.

Jawab:
Ayat tersebut mempunyai sambungannya yaitu ayat 72 yg menyebutkan:
Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut. [QS 19:72]:
Jadi lengkapnya ayat tersebut menyebut begini:
Surah Maryam:
71 Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.
72 Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.
Di dalam ayat diatas perkataan mendatangi Arabnya waariduha digunakan menunjukkan bahawa didatangkan ke neraka itu bukan tujuan untuk memasukkan dan menyiksa tetapi sekadar dihadapkan dan diperlihatkan dengan cara melalui titian yg merentangi di atas neraka.Kalau tujuannya adalah utk memasukkan dan menyiksa pastilah perkataan yg digunakan adalah dakhiiluha sehingga jadilah ayat itu berbunyi dan tidak ada seorang pun dari kamu pasti akan memasukki neraka itu.Jadi sudah pasti ada beda antara mendatangi dengan memasukki.Seperti kita kata seseorang tidak akan basah jika dia mendatangi sungai tetapi dia akan basah jikalau dia memasukki sungai.
Ayat diatas adalah menjadi dalil tentang adanya jambatan atau titian sirat yg merentangi neraka jahannam dimana semua manusia dari setiap umat termasuk para nabi daripada Adam sampai Muhammad akan melaluinya.
Imam Al-Bukhari di dalam kitab Sahihnya telah memberi judul bab (الصراط جسر جهنم), iaitu Sirat ialah jambatan Jahannam.
Antara matannya, dari riwayat Abu Hurairah (6088):
وَيُضْرَبُ جِسْرُ جَهَنَّمَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَكُونُ أَوَّلَ مَنْ يُجِيزُ
"... Dan diletakkan (direntang) jambatan Jahannam, Rasulullah SAW bersabda: Akulah orang yang mula-mula akan melintasinya ...".
Imam al-Bukhari juga meriwayatkan hadis lain Abu Hurairah (764):
فَيَدْعُوهُمْ فَيُضْرَبُ الصِّرَاطُ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ جَهَنَّمَ فَأَكُونُ أَوَّلَ مَنْ يَجُوزُ مِنْ الرُّسُلِ بِأُمَّتِهِ
“… Allah kemudian memanggil mereka, lalu dibentangkanlah Sirat di atas neraka Jahannam. Maka akulah orang pertama yang akan melewatinya dari kalangan para rasul bersama umatnya ...”.
Tetapi sebagaimana yg telah diterang kan di dalam ayat diatas
Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut. [QS 19:72]

Orang orang yg zalim itu adalah orang orang yg melakukan maksiat kepada Allah dan mati sebelum sempat bertobat.Lebih lebih lagi mereka yg mensyirikkan Allah seperti mereka yg percaya  bahawa Yesus itu tuhan atau mengatakan tuhan itu ada tiga atau percaya tuhan bisa menjelma menjadi lemah(manusia) ,bisa mati dan dikalahkan dan lain lain sebagainya.Semua mereka ini nanti ketika melintasi titian sirat akan terhumban kedalam neraka dan akan menderita di dalamnya di dalam keadaan berlutut.
Di dalam hal terhumbannya orang yg zalim itu ke neraka maka tidak ada kezaliman yg lebih besar daripada syirik.
Firman Allah dalam Al Quran:
“Sesungguhnya Syirik itu adalah kezaliman yang paling besar” (Surah Luqman: 13)
TUJUAN ATAU HIKMAT BERIMAN DENGAN DATANGNYA MANUSIA KE NERAKA DAN  ADANYA TITIAN SIRAT IALAH....


1)    Supaya manusia mematuhi segala suruhan Allah dan meninggalkan apa yang dilarang SEPERTI zalim dan syirik.
2)       Supaya manusia menyedari bahawa segala amalan mereka samaada baik atau buruk akan
        dibalas oleh Allah termasuk kezaliman dan syirik.
3)       Untuk menggalakkan manusia melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran.
4)                                 Untuk membuktikan kebesaran dan kekuasaan Allah ke atas makhlukNya.
5)     Untuk menguji keimanan dan keyakinan manusia kepada Allah walaupun persoalan kiamat ini merupakan perkara ghaib yang tidak dapat dibuktikan dengan nyata.

KAFIR BERTANYA MUSLIM MENJAWAB 1

Biangkala says:
Lukas 2:11, Hari ini TELAH LAHIR bagimu JURUSELAMAT, yaitu Kristus, TUHAN , di kota Daud.
Yesaya 43:11. Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada JURUSELAMAT selain DARI PADA-Ku.

Tanggapan:
Memahami Al Kitab atau apa apa teks sekalipun harus dengan pemahaman dan metod yg benar.Bukan dengan sembrono dan hantam kromo.
Misalnya dalam ayat diatas.Seseorang tidak sepatutnya dianggap Tuhan hanya karena dia disebut juruselamat.Apabila Allah adalah juru selamat dan yesus adalah juruselamat itu namanya persamaan dalam sebutan tetapi beda hakikat.Apabila Yesus digelar juru selamat maka harus difahami dalam kapasiti apa dia disebut juruselamat.Dan apabila Allah disebut juruselamat maka dalam kapasiti apa pula Allah disebut juru selamat.Seperti kita kata Allah menyembuhkan penyakit.Obat menyembuhkan penyakit.Apa obat itu Tuhan?Raja berkuasa Allah berkuasa pula.Apa raja itu Tuhan?Didalam Al Quran ada ayat yg menyebutkan:
Wahai Nabi sesungguhnya Kami telah mengutusmu sebagai seorang Saksi,( QS. Al-Ahzab 33: 45-46)
Tetapi di dalam ayat lain Allah menyebutkan bahawa salah satu namaNya adalah Yang menyaksikan
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, mengapa kamu ingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha menyaksikan apa yang kamu kerjakan?" ([3:98]
Apakah hanya dengan berdasarkan kepada persamaan itu Nabi Muhammad sudah bisa dianggap dan diangkat sebagai Tuhan?????
 So jelas sangat konyolkan???
 Jadi persoalannya bagaiamana kita tahu kalau Yesus itu bukan Tuhan dan persamaan gelar hanya sekadar persamaan dari segi namanya saja beda pada hakikat.Jawabnya ialah karena yesus sendiri yg mengaku kalau dia itu bukan Tuhan.
Perhatikan!
 MATIUS:
4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
 Begitu juga
MATIUS 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
 Itulah dalil bahawa predikat juruselamat yg diberikan kepada yesus hanyalah sebatas makhluk yg ditugaskan Allah utk menyelamatkan kaumnya dari dosa dan dia bukan tuhan itu sendiri.
  Biangkala says:
Paulus MATI di PANCUNG ama kaum KAFIR RUMAWI perkara MEMPERTAHANKAN IMANNYA.
Matius 10:28. Dan JANGANLAH kamu TAKUT kepada MEREKA yang dapat MEMBUNUH TUBUH, TETAPI yang TIDAK BERKUASA MEMBUNUH JIWA; TAKUTLAH terutama kepada Dia yang BERKUASA MEMBINASAKAN baik JIWA maupun TUBUH di dalam NERAKA.
saw MATI di RACUN ama WANITA perkara RAKUS makan daging KAMBING.
saw MATI KESIKSA selama 3 taon, jalan aja kudu DIPAPAH ama 2 orang dengan KAKINYE MELEMPAI NYERET di tanah.
saw MATI NGEREPOTIN banyak orang, dan MATI perkara MEMPERTAHANKAN NYAWANYE.

Jawab:

Paulus tidak mati karena mempertahankan imannya.Dia sendiri berkata:
Demikianlah bagi orang Yahudi aku seperti orang Yabudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat. [21] Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup diluar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.
Kata kata diatas menunjukkan paulus adalah seorang yg tidak mempunyai prinsip.Dia sanggup menjadi apa saja utk mencapai kepentingan peribadinya.orang yg seperti ini iman apa yg dipertahankannya??? Sepatutnya Paulus tidak bisa mati karena sesuai kata katanya dia dengan mudah utk mengaku murtad dihadapan kaisar supaya nyawanya terselamatkan.Tapi mengapa dia tetap dipancung?Jawabnya sudah semestinya ada sebab lain.
Asalnya Paulus adalah kakitangan romawi yg diseludupkan ke dalam jemaah Kristian awal dengan tujuan utk menyesatkan mereka kepada penyembahan dewa dewi romawi.namun ternyata dia gagal berbuat demikian karena jemaah kristian yg awal adalah orang orang yahudi yg kental dengan ajaran judaisme yg hanya percaya kepada satu Tuhan.Akibat kegagalan itu dia beralih pula mempengaruhi orang orang non yahudi utk masuk ajarannya.Ini menyebabkan kaisar murka karena tujuan asal rencana kaisar adalah utk menarik orang yahudi supaya dekat kepada ajaran dewa dewi Yunani dan jauh dari ajaran yahudi alih alih Paulus menarik orang non yahudi kepada ajarannya sendiri.itulah sebabnya dia dipancung.Setelah kematiannya pihak romawi telah memanipulasikan kematiannya dengan cara menulis ulang injil dan mengangjkatnya sebagai hero.Itulah yg sebenarnya berlaku.
 Biangkala says:
om.. siapakah yang membuat manusia berdosa, kafir, fasik dan sesat?
1. apakah ALLAH itu sendiri.
2. apakah SYAITAN UTUSAN illah arab.
3. apakah SYAITAN itu sendiri
4. apakah MANUSIA itu sendiri.
5. apakah KETIGA oknum diatas.

Jawab:

Semua perbuatan makhluk adalah ciptaan Allah
“Allah menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat” (As-Safat / 37:96)
Namun begitu manusia diberikan kebebasan memilih dan berkecendrungan samada melakukan kebaikan atau kejahatan.
“..maka sesiapa yang mahu beriman, hendaklah ia beriman; dan sesiapa yang mahu kufur ingkar, biarlah dia mengingkarinya..”(QS Al Kahfi 18:39)
Jika seseorang berkecenderungan ,memilih dan berniat melakukan kebaikan maka Allah menciptakan baginya dapat melakukan tindakan dan perbuatan baik.Sebaliknya kalau seseorang berkecenderungan memilih dan berniat melakukan kejahatan maka Allah menciptakan baginya dapat melakukan kejahatan tersebut.Inilah maksudnya
“Allah menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat” (As-Safat / 37:96)
Oleh sebab itu jika seseorang melakukan kebaikan maka hendaklah kebaikan itu dianggap daripada Allah karena karena Allah ;lah yg menciptakannya dan sekiranya seseorang itu melakukan kejahatan hendaklah dianggap itu daripada dirinya sendiri karena dialah yg berkecenderungan dan memilih kejahatan tersebut.
Qs An Nisa 4:79: Kebaikan itu daripada Allah,
dan keburukan itu dari kamu sendiri.
So tidak ada masalah.Simpel kan?
Biangkala says:
si saw gak difitnah juga ude GAK BENER om..
perkara nyang kecatet di Alkitab tentang si saw :
Ulangan 18:20. Tetapi seorang NABI, yang TERLALU BERANI untuk MENGUCAPKAN DEMI NAMA-Ku PERKATAAN yang TIDAK Ku-PERINTAHKAN untuk dikatakan olehnya, ATAU yang BERKATA DEMI NAMA allah LAIN, NABI itu HARUS MATI.

Jawab:

Dimana Nabi MUhammad TERLALU BERANI untuk MENGUCAPKAN DEMI NAMA-Ku PERKATAAN yang TIDAK Ku-PERINTAHKAN untuk dikatakan olehnya, ATAU yang BERKATA DEMI NAMA allah LAIN,?
Bukankah yang diajar oleh Nabi muhammad adalah:
Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa (QS. Al-Baqarah [2] : 163)
Dan ini konsisten dengan:
“Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa”(Ulangan 6:4)
Kesimpulannya Nabi Muhammad hanya mengajarkan perkataan yg diperintahkan Tuhan sesuai ajaran para nabi terdahulu.
Yang TERLALU BERANI untuk MENGUCAPKAN DEMI NAMA-Ku PERKATAAN yang TIDAK Ku-PERINTAHKAN untuk dikatakan olehnya, ATAU yang BERKATA DEMI NAMA allah LAIN adalah Paulus.
Dia dengan beraninya mengajarkan ada Tuhan selain Allah yaitu yesus yang diangkatnya menjadi tuhan pada hal yesus atau mana mana nabi tidak pernah mengajarkan hal yg sedemikian.
Yesus mengajarkan:
Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah engkau berbakti!”. (Matius 4:10).
Sebaliknya Paulus mengajarkan:
‘Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.’ (Roma 10:9)
Kesimpulannya Pauluslah orangnya yang TERLALU BERANI untuk MENGUCAPKAN DEMI NAMA-Ku PERKATAAN yang TIDAK Ku-PERINTAHKAN untuk dikatakan olehnya, ATAU yang BERKATA DEMI NAMA allah LAIN,
Maka sesuai dengan kutukan Taurat Paulus HARUS MATI !!!
Terbukti dia mati dalam keadaan yg tercela dipenggal kepalanya oleh Kaisar Romawi.Hanya nasibnya sedikit lebih baik daripada Tuhan ciptaannya yang mati dalam keadaan terkutuk dan terbuka auratnya.(make kolor doang)
NABI MUHAMMAD TIDAK MATI DIRACUN .INI ADALAH F A K T A YG BISA DIBUKTIKAN.

Pembuktian bahwa Nabi Muhammad Saw., selamat dari racun yang diberikan oleh wanita Yahudi adalah sbb :

a) Perang Khaibar dimana nabi diracun terjadi pada tahun 628 M (tahun ke 7 H) dan pada bulan February 629 M -Zul Qa’dah 7 H) Nabi dan kaum Muslimin melaksanakan Umratul Qadha’.
b) Setelah perang Khaibar dapat ditaklukkan, Rasulullah menikah dengan Shafiyah binti Huyaiy bin Akhtab. Pada tahun yang sama.
c) Bulan January 630 M (Ramadhan 8 H) Nabi Muhammad pun masih SEHAT WAL ‘AFIAT. Beliau membuka kota Makkah dan menghancurkan semua berhala-berhala yang ada disekitar Ka’bah. Peristiwa ini dikenal dengan “FATHUL MAKKAH”.
d) (Empat tahun) dari peristiwa Khaibar Rasulullah masih HIDUP!! Dan pada bulan maret 632M, atau tepatnya Dzulhijjah 10 H) Rasulullah melaksanakan Haji Wada’ bersama-sama dengan kira-kira 114.000,- orang kaum muslimin untuk menunaikan ibadah haji.(Harus diingat ibadah haji adalah ibadah yg memerlukan tenaga fisik yg banyak)
e) Pada bulan Mei 632M, atau bulan safar 11 H, Rasulullah menyiapkan Tentara Usamah untuk pergi ke Negeri Syam.
f) Pada tgl 7 Juni 632 M atau pada hari senin 12 Rabi’ul awal (bertepatan dengan hari kelahiran beliau) Nabi Muhammad Saw wafat dengan tenang untuk kembali kepada Tuhannya Yang Mahatinggi, .
Kesimpulannya nabi Muhammad wafat secara wajar dan bukan diracun.Oleh itu dapat dipastikan baginda bukan nabi Palsu sepertimana yg terjadi kepada Paulus yg mati dibacok.
Nabi Muhammad bukan nabi palsu berdasarkan ukuran Taurat apalagi berdasarkan Al Quran.Tetapi paulus adalah nabi palsu berdasarkan pembuktian dari tiga kitab Taurat injil dan Al Quran.

Monday, December 17, 2012

JIZYAH MENURUT TRADISI ISLAM DAN TRADISI JUDO KRISTIAN


Sebelum saya melanjutkan kepada persoalan jizyah di dalam Islam suatu perkara yang tidak kurang pentingnya ialah bagaimana jizyah sebenarnya telah ada dalam tradisi judo kristian sejak awal lagi.Di dalam tradisi Judo Kristian pembayaran jizyah ini dibayar dalam dua bentuk
1)Dalam bentuk pemberian harta
2)Dalam bentuk kerja rodi atau kerja paksa.
 Mislanya di dalam Kitab Yoshua 16 dikatakan bahawa Suku Efraim salah satu suku Israel mengizinkan orang-orang Kanaan tinggal di Gezer dan orang-orang Kanaan itu membayar jizyah dalam bentuk kerja paksa kepada suku Efraim.
“Tetapi orang kanaan yang diam di Gezer tidaklah dihalau mereka.Jadi orang Kanaan itu masih tetap tinggal di tengah-tengah suku Efraim sampai sekarang, tetapi menjadi budak rodi.” (Yoshua 16:10)
Misal jizyah yang di dalam bentuk harta pula ialah sepertimana jizyah yang diambil oleh Raja Daud.Ini dapat dilihat di dalam Samuel 8:
“ Sesudah itu Daud memukul kalah orang Filistin dan menundukkan mereka;        lalu Daud mengambil kendali pemerintahan atas ibu kota dari tangan orang Filistin.Dan ia memukul kalah orang Moab, lalu sambil menyuruh mereka berbaring di tanah ia mengukur tempat mereka dengan tali; diukurnya dua kali panjang tali itu untuk mematikan dan satu tali penuh untuk membiarkan hidup.Maka orang Moab takluk kepada Daud dan harus mempersembahkan upeti.”
(Samuel 8:1-2)
 Perbuatan nabi Daud itu dipuji oleh Tuhan seperti yang terdapat nasnya di dalam kitab 1 Raja-Raja 15 : 5:
“Karena Daud telah melakukan apa yang benar di mata Tuhan dan tidak menyimpang dari segala yang diperintahkannya kepadanya seumur hidupnya,kecuali dalam perkara Uria orang Het itu”  (1 Raja-Raja 15:5)
Disebut di dalam  Ensaiklopedia Al Kitab berkenaan jizyah yang diperolehi pada zaman Nabi Daud:
“Semasa era Pemerintahan Daud Perbendaharaan negara menjadi penuh karena kemenangan-kemenangannya yang berterusan di dalam peperangan-peperangan(2 Samuel 8:2,7-8).” (Ensaiklopedia Al Kitab Vol 2 ms 540)
Kemudian adalah jelas juga kepada kita bagaimana Suku Naftali salah satu suku Israel tidak mengusir penduduk Beit -Semes dengan mengenakan jizyah dalam bentuk kerja paksa seperti yang terdapat dalilnya di dalam kitab Hakim-Hakim 1:33:
“Penduduk kota Bet-Semes dan Bet-Anat pun tidak diusir oleh suku Naftali. Itu sebabnya orang Kanaan, penduduk asli negeri itu masih tinggal di situ bersama-sama dengan orang Naftali. Tetapi, mereka dipaksa bekerja untuk orang Naftali.” ( Hakim-Hakim 1:33)
Di dalam Kitab Ulangan 20 kita dapati juga bahawa Tuhannya Al Kitab memerintahkan Musa untuk memperhambakan bangsa-bangsa yang telah ditakluki sebagai bentuk jizyah.
Ulangan 20:
“ Apabila engkau mendekati suatu kota untuk berperang melawannya, maka    haruslah menawarkan perdamaian kepadanya
Apabila kota itu menerima tawaran perdamaian itu dan dibukanya pintu gerbang bagimu, maka haruslah semua yang terdapat di situ melakukan pekerjaan rodi bagimu dan menjadi hamba kepadamu.”(Ulangan 20:10-11)
Demikianlah wujudnya jizyah di dalam Perjanjian Lama samada dalam bentuk pemberian harta atau kerja paksa.Adanya jizyah bukan saja diperakukan oleh nas-nas Perjanjian Lama sahaja malah turut diperakukan juga oleh nas-nas Perjanjian Baru.Hal ini adalah berdasarkan kepada pengakuan Yesus sendiri ketika beliau ditanya adakah diperbolehkan memberi jizyah kepada Kaisar, Yesus menjawab “Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” (Markus 12:17)
 Malah Yesus sendiri membayar jizyah kepada Kaisar Romawi seperti yang dijelaskan di dalam Injil Matius.
“Dan ketika Petrus masuk rumah, Yesus mendahuluinya dengan pertanyaan:Apakah pendapatmu,Simon?Dari siapakah raja-raja dunia ini memungut bea dan pajak? Dari rakyatnya atau dari orang asing?Jawab Petrus:Dari orang asing! Maka kata Yesus kepadanya: Jadi bebaslah rakyatnya.Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau.Dan ikan yang pertama yang kau pancing,tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya.Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagiku dan bagimu juga” (Matius 17:25-27)
Nah!Lihatlah sendiri Yesus yang diagung-agungkan oleh seluruh penganut kristian dari timur hingga  ke barat malah dianggap Tuhan, beliau sendiri mengakui bahawa sesungguhnya jizyah adalah suatu kewajiban yang harus dibayar kepada pemerintah.Hairan sungguh hairan,beribu-ribu kali hairan setiap kali dibahaskan masalah jizyah orang-orang Kristian mengatakan jizyah adalah semata-mata ajaran Islam yang kononnya tidak ada di dalam kitab-kitab mereka.SubhanaLlah!Inilah kebohongan mereka yang amat nyata!!!
Paulus yang dianggap rasul oleh orang-orang kristian sendiri menganjurkan membayar jizyah kepada pemerintah Romawi.Dalilnya terdapat di dalam Roma 13.
“Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.Itulah sebabnya maka kamu membayar pajak.Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah.” (Roma 13:5-7)
  Disebut dalam Ensaiklopedia Al Kitab:
“Pada zaman-zaman kebelakangan jizyah dibayar sebagai khidmat kepada haikal dan orang-orang Yahudi   membayar jizyah tersebut …  Josephus memberitahu kita di dalam buku sejarahnya sejumlah besar wang masuk ke dalam perbendaharaan haikal daripada sumber jizyah dan hal ini berterusan sehinggalah ke zaman Yesus (Matius 17:24).Apa yang menarik Yesus sendiri menggunakan mukjizatnya supaya dapat membayar jizyah tersebut…” (Ensaiklopedia Al Kitab halaman 540)
Demikianlah jizyah sebenarnya ada dan diperakukan oleh kedua-dua Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dan diamalkan oleh para nabi dalam Al Kitab.Jadi kalau jizyah ada dalam Islam dan diperintah di dalam Al Quran ianya bukanlah sesuatu yang baru.Malah jizyah yang dianjurkan oleh Allah di dalam Al Quran adalah lebih manusiawi dan lebih menasabah jika dibandingkan dengan jizyah yang ada dalam tradisi Judo Kristian yang sangat besar kemungkinannya telah ditokok tambah oleh manusia.Sesungguhnya Islam hanya mengenakan jizyah ke atas orang yang mampu berperang sahaja.Ini berarti kanak-kanak, wanita,yang pada kebiasaannya tidak ikut berperang  dan orang-orang tua yang sudah tidak mampu berperang tidak diwajibkan membayar jizyah.Firman Allah di dalam Al Quran yang bermaksud:
“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak beriman kepada hari akhirat, dan mereka pula tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan RasulNya, dan tidak berugama dengan ugama yang benar, iaitu dari orang-orang yang diberikan kitab (kaum Yahudi dan Nasrani), sehingga mereka membayar jizyah dengan keadaan taat dan merendah diri” (Al Quran Surah Attaubah 9:29)
Imam Qurtubi berkata di dalam mentafsirkan ayat di atas:
“Berkata ulama-ulama kita semoga rahmat Allah tercurah ke atas mereka:Berdasarkan kepada dalil Al Quran (di atas) adalah jizyah itu hanya diambil daripada lelaki-lelaki yang mampu berperang sahaja karena Allah telah berfirman “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak beriman kepada hari akhirat, dan mereka pula tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan RasulNya, dan tidak berugama dengan ugama yang benar, iaitu dari orang-orang yang diberikan kitab (kaum Yahudi dan Nasrani), sehingga mereka membayar jizyah..”Ini berarti jizyah hanya diambil dari orang yang diperintahkan untuk diperangi (yaitu para lelaki kafir yang mampu berperang—adalah maklum Islam tidak membolehkan memerangi wanita,kanak-kanak dan orang-orang tua).Dan berdasarkan kepada ayat itu juga para hamba tidak diwajibkan membayar jizyah walaupun mereka mampu berperang karena para hamba tidak memilikki harta(mereka tidak memilikki diri mereka sendiri maka bagaimana mereka bisa memilikki harta?)…Dan telah menjadi kesepakatan para ulama bahawa kewajiban membayar jizyah hanya tertanggung di atas kepala para lelaki yang merdeka dan baligh karena merekalah yang telah diperintahkan supaya diperangi dan bukannya kaum wanita,kanak-kanak,para hamba dan orang-orang gila (yang tidak mampu berperang). (Imam Al Qurtubi, Al Jami’ Li ahkamil Quran vol 8 halaman 72).
Jadi jizyah hanya diambil dari orang-orang ynag telah disebutkan di atas.
Tujuan mengambil jizyah daripada orang-orang kafir pula adalah sebagai tanda orang-orang kafir tersebut mengaku berdamai dan tidak akan menyerang kaum muslimin dan sebagai balasannya kaum muslimin wajib berperang bagi pihak mereka  jika ada musuh lain yang cuba mengganggu mereka dan inilah yang diistilahkan oleh ahli-ahli fiqih Islam sebagai zimmi (berarti di dalam tanggungan) yaitu orang-orang kafir yang keselamatan mereka ditanggung oleh kaum muslimin.Abu Ubaidah Ammar  Ibnu Al Jarrah salah seorang sahabat Nabi sebagai contoh, sewaktu menjadi gabenur di Syam telah memulangkan kembali jizyah yang telah diambil daripada orang-orang kafir di sana karena beliau melihat orang-orang Islam dalam keadaan lemah dan tidak mampu untuk melindungi orang-orang kafir zimmi pada waktu itu daripada serangan pihak musuh.Jizyah yang telah diambil dikembalikan semula dengan alasan tidak mampu memberikan perlindungan kepada orang kafir zimmi karena memang itulah perjanjiannya sewaktu orang-orang Islam mengambil jizyah daripada mereka.Jadi tuduhan musuh-musuh Islam yang mengatakan bahawa jizyah adalah cukai yang dikenakan ke atas orang kafir atas sifat mereka sebagai orang kafir dan oleh itu menurut mereka sebagai suatu penghinaan karena ianya menunjukkan layanan kelas kedua ke atas warganegara yang bertaraf zimmi  adalah meleset samasekali karena hakikat jizyah hanyalah sebagai tanda perdamaian atau persahabatan dan ianya dibalas oleh kaum muslimin dengan memberikan perlindungan kepada mereka.
Ustaz Ahmad Muhammad Jamal Guru Tafsir di Universiti Ummul Qura menulis , “Sesungguhnya jizyah itu diambil bagi melindungi nyawa orang-orang zimmi yang ada dalam perbatasan wilayah kekuasaan Islam dan seterang-terang dalil yang menunjukkan akan yang demikian itu ialah apabila Abu Ubaidah Ammar Al Jarrah mengembalikan jizyah yang telah diambil dari orang-orang Syam(Syria) ketika sampai kepadanya berita bahawa pihak Romawi membuat persiapan untuk menyerang kaum Muslimin yang menyebabkan kaum muslimin tidak dapat lagi memberi perlindungan kepada warga zimmi di sana karena mereka terpaksa menumpukan perhatian bagi menghadapi serangan Romawi yang tersebut.Di dalam suratnya kepada warga zimmi Abu Ubaidah menulis:Sesungguhnya kami kembalikan jizyah yang telah kami ambil dari kalian karena telah sampai kepada kami bahawa pihak Romawi akan menyerang kami sehingga kami tidak bisa lagi memberi perlindungan kepada kalian padahal jizyah yang kami ambil ini adalah dengan syarat kami harus melindungi kalian…” (Ahmad Muhammad Jamal ,Quranul Karim Kitabun Uhkimat ayaatuhu-Dar el Ihya el ulum Beirut)
Harus juga diingat jizyah itu adalah suatu kontrak antara muslim dan non muslim yang berkemampuan sahaja dan agama Islam tidak mewajibkan jizyah ke atas orang-orang kafir yang fakir dan miskin.Buktinya Sayidina Umar tidak mengenakan jizyah kepada seorang Yahudi yang telah tua dan miskin sebaliknya orang tua Yahudi itu telah diberikan sebuah rumah untuk menetap tinggal  dan diberikan kos sara hidup yang diambil daripada baitul maal kaum muslimin. (Diriwayatkan oleh Abu Yusuf di dalam Kitab Al Kharraj halaman 151)
Demikianlah jizyah di dalam Islam hanya dikenakan ke atas orang yang mempunyai kemampuan.Berbeda dengan jizyah di dalam tradisi Judo Kristian dikenakan ke atas orang yang berkemampuan dan juga ke atas orang yang tidak berkemampuan.Misalnya Raja Sulaiman menurut Perjanjian Lama telah mengenakan upeti dalam bentuk kerja paksa kepada hamba rakyatnya sehingga mereka sudah tidak tertahan sehinggalah apabila kekuasaan berpindah tangan kepada anaknya Rahabeam, segala hamba rakyat tersebut telah meminta Rahabeam mengurangkan beban tanggungan yang dipikulkan ke atas mereka oleh Raja Sulaiman sewaktu memerintah seperti yang terdapat nasnya di dalam Kitab 1 Raja-Raja 12 sebagaimana berikut:
“Orang menyuruh memanggil dia, lalu datanglah Yerobeam dengan segenap jemaah Israel dan berkata kepada Rahabeam: Ayahmu telah memberatkan tanggungan kami, maka sekarang ringankanlah pekerjaan yang sukar yang dibebankan ayahmu dan tanggungan yang berat yang dipikulkannya kepada kami, supaya kami menjadi hambamu.” (1 Raja-Raja 12:3-4)
Namun permohonan tersebut ditolak bahkan berjanji utnuk menambahkan lagi beban mereka hamba rakyat tersebut:
“Ia mengatakan kepada mereka menurut nasihat orang-orang muda:Ayahku telah memberatkan tanggungan kamu tetapi aku akan menambah tanggunganmu itu;ayahku telah menghajar kamu dengan cambuk, tetapi aku akan menghajar kamu dengan cambuk yang berduri besi” (1 Raja-Raja 12:14)
Akhir kata, kepada  para pembaca silalah bandingkan perbedaan antara jizyah dalam Islam dengan jizyah dalam tradisi Judo kristian yang manakah yang menepati ciri-ciri keadilan dan berkonsepkan perasaan belas kasihan kepada sesama manusia.Silalah kalian nilaikan sendiri.